Selayang Pandang Maneges Qudroh

Maneges Qudroh merupakan simpul Maiyah yang berada di wilayah Magelang. Majelis Ilmu dan Paseduluran Maneges Qudroh diadakan tiap malam minggu pertama setiap bulan. Nama Maneges Qudroh merupakan pemberian dari Cak Nun, ketika kami para Jamaah Maiyah Magelang berniat ingin mengadakan forum paseduluran bagi kami Jamaah Maiyah di wilayah Magelang dan sekitarnya. Cak Nun waktu itu memberikan beberapa usulan nama; Maneges Qudroh, Numrapi, Sangkan Paran, dan Minalloh illalloh.

Menurut Cak Nun, Maneges berasal dari salah satu cerita pewayangan yaitu lakon Anoman Maneges. Dalam cerita tersebut diceritakan Semar dan Anoman sebagai pamonge pandhawa mendapat tantangan untuk mencairkan suasana

yang semakin keruh dan rumit dan Anoman berubah menjadi raksasa yang besar. Cak Nun membandingkan Kresna ketika berubah menjadi raksasa dengan ketika Anoman Maneges berubah menjadi raksasa. Sebab beda, kalau Kresna berubah wujud menjadi raksasa, sedang Anoman berubah menjadi raksasa tapi wujudnya tetap Anoman, ia berubah menjadi besar tanpa berubah wujud aslinya sebagai Anoman. “Nah sekarang Anomane sih cilik banget nang magelang kae” kata Cak Nun. Beliau menambahkan “Nek koe sinau maneges, lambat atau cepat kudu gelem ngethek-ngethek sitik, jenenge wae Anoman, iyo to? Gelem tirakate kethek, tirakate monyet, tirakat dikethek-ketheke wong, diremeh-remehke uwong, dan saya kira tirakat yang terbaik adalah diremehkan orang”.

Cak Fuad mengatakan Qudroh berarti Kekuasaan Alloh, sedangkan Cak Nun menafsirkan Qudroh itu sebagai tindakan khususnya Alloh, karena tindakan yang rutinya adalah Sunatulloh.

“Ibarate ngene, nek wit kelopo ki sunatullohe radue pang, nek ono wit kelopo due pang kui berarti Qudroh”

(Ibaratnya begini, pohon kelapa itu sunnahnya tidak bercabang, kalau ada pohon kelapa bercabang itu namanya Qudroh) kata Cak Nun.

Hingga saat ini, Maneges Qudroh telah menjelma menjadi majelis ilmu yang rutin dilaksanakan setiap malam minggu kedua di tiap bulannya. Bertempat di halaman Ginton Laundri, Jumbleng, Tamanagung Muntilan, dimulai jam 08.00 malam, Maneges Qudroh membuka diri kepada siapa saja yang ingin berbagi wacana ataupun apa saja dalam majelis ilmu, lungguh bareng entuk ngelmu entuk sedulur.