Maneges Qudroh sudah memasuki usia ke 9 tahun, 5 Februari 2020. Simpul yang selalu beristiqomah untuk menjalankan sinau bareng di berbagai wilayah di Magelang khususnya di pedesaan-pedesaan yang yang mungkin jaraknya cukup jauh untuk diakses. Yang menarik di setiap kegiatan semua elemen masyarakat terlibat dalam sinau bareng dari ormas, masyarakat setempat dan jamaah maiyah melebur menjadi satu. Mungkin ini juga dialami berbagai wilayah simpul-simpul maiyah yang berada di kabupaten atau lingkaran-lingakaran maiyah.

“Shodaqoh yang luar biasa” yang diungkapkan Mbah Nun pada ulang tahun Maneges Qudroh ke-8 karena di perjalanannya mereka sama sekali tidak mengharapkan kehadiran Mbah Nun atau kehadiran siapapun di dalam penyelenggaran Maneges Qudroh, Ia hanya menyuguhkan ruang yang bisa diisi oleh siapapun dari berbagai latar belakang. Kalau boleh meminjam istilah Ikhsan perjalanan Maneges Qudroh adalah perjalanan Ikhsan di mana simpul berdiri tidak mengharapkan kehadiran seorang tokoh atau seseorang yang berpengaruh dalam simpul tersebut yaitu Mbah Nun. Mereka menjalankan semua aktivitas atau perjalanan simpul tersebut murni karena ingin selalu berbuat baik. Mbah Nun menamkan pada semua jamaah maiyah untuk selalu berbuat baik. Maka teman-teman yang berada dalam Maneges Qudroh mengaplikasih perbuatan baik tersebut, “hidup itu harus selalu berbuat baik (titik), jangan mengahrap jika berbuat baik dapat sesuatu” tutur Mbah Nun

Keistiqomahan dan Shodaqoh yang luar biasa dengan tidak mengharap Mbah Nun untuk hadir di simpul tersebut menjadi menarik untuk dipelajari oleh simpul-simpul atau lingkaran-lingkaran Maiyah di berbagai wilayah yang masih berusia di bawah Maneges Qudroh, bahwa pembelajaran di dalam setiap simpul itu tidak harus bermotif untuk mendatangkan Mbah Nun atau didatangi oleh Mbah Nun atau juga didatangi oleh siapapun, perjalanan setiap simpul itu harus murni dari keistiqomahan dari nilai-nilai yang sudah diajarkan dalam Maiyah sehingga akan mendapat Min haitsu la yahtasib di setiap simpulnya.

Memang butuh waktu yang panjang untuk menyelesaikan semua urusan yang mengharap-harap seperti itu, namun dengan memetik pelajaran dari setiap simpul ketika perjalanannya menarik untuk dipelajari bisa membuat kuda-kuda atau semangat simpul untuk lebih beristiqomah berkumpul menggali nilai-nilai sumur Maiyah. Selamat ulang tahun Maneges Qudroh terus beristiqomah dalam menabur nilai-nilai Maiyah.

-Ziaul Haq-