Aku bukan hanya yakin. Aku mengalami. Aku merasakan sedalam-dalamnya, aku berjumpa, bersentuhan, nyawiji, ajur-ajer, bertauhid pada gradasi tertentu sebelum secara hakiki menyatu dengan Allah SWT bahwa Persaudaraan dan Majelis-Majelis Maiyah adalah “shirathalladzina an’amta ‘alaihim“.