Betapa indah rahmatNya itu sehingga bisa mengumpulkan kita semua dalam acara rutinan yang ke-112, setelah situasi pandemi beberapa bulan terakhir sedikit menciptakan jarak yang harusnya lebih banyak memberikan pembelajaran daripada jarak itu sendiri.

Meskipun protokol kesehatan telah dipersiapkan, akan tetapi kemesraan seringkali menimbulkan hasrat untuk lebih berdekatan. Untuk lebih mengenal, memahami, dan mencari tahu akan ilmu yang tersirat dari sebuah pertemuan-pertemuan. Terlebih karena telah ditumbuhkannya rasa saling percaya dan saling mengamankan satu dengan yang lainnya.

Selama lebih dari 6 jam kita duduk bersama, dari diawali tadarrus, wirid dan sholawat Munajat, hingga setelah selesai acara pun kita masih diberikan waktu untuk duduk bersama. Dari mengidentifikasi tegesan (barang) yang berkualitas, lalu maneges (memproses) hingga mengetahui sesuatu yang teges (nilai) di wilayah qudroh-Nya.

Dibersamai oleh Gus Kholil, kita hanya menjaga bagaimana supaya Nglinting Kahanan menjadikan kita lebih jeli dan titen di antara kebutuhan dan keinginan. Atau seperti yang disampaikan Mas Virdhian di awal acara bahwa nglinting dapat melatih sikap kesabaran dan tuma’minah. Dan baik benarnya suatu laku sudah pasti kembali lagi tergantung niat sebagaimana kita berangkat.