Alhamdulillah, kita masih diberikan rasa rindu untuk saling bermesraan, melantunkan puja dan puji kepada Gusti Allah dan kekasihNya bersama-sama. Minggu ini adalah edisi ke-9 #MQSelasan melaksanakan kegiatan rutin mingguan. Acara yang terselenggara di rumah Mba Yani di Dusun SIrahan, Salam ini merupakan permintaan Mba Yani sendiri untuk mensyukuri hajatan tahunan putranya, Kenzi, yang telah menapaki usia 6 tahun kemarin.

Jarak dan lokasi bukan menjadi kendala para pejalan untuk meluapkan kerinduannya. Jika semua memakai konsep “Laa hawlaa wa laa quwwata illa billah”, jangankan daya dan kekuatan untuk bermuwajahah dengan yang lain, rasa rindu yang tumbuh serta terpancar ini pun semata-mata itu juga merupakan izinNya. Jadi, sudah sepantasnya para pejalan malam ini merasa beruntung dan bergembira menjadi manusia yang terpilih menyapa lirih mewakili yang lain.

Tak terhitung makna yang tersirat dalam sebuah pertemuan, yang memungkinkan seseorang untuk membuka sebuah pintu memasuki lautan cakrawala ilmu yang baru.

Ketika mereka dengan lantang “Nuruul Musthofa..Nuruul Musthofa..” dengan penuh kekhusyukan, seolah mereka memahami bahwa dia adalah Nur Muhammad, satu-satunya cahaya yang terpilih dan menjadi makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah. “Malaa Al-akwan.. Malaa Al-Akwan..” Sehingga cahaya tersebut terejawantah memenuhi segala isi semesta atas kasih sayangNya.

Kita, manusia adalah bagian dari cipratan cahaya asih tersebut. Yang diberikan mandat bukan untuk mencipta, namun mengasuh semesta. Dengan mendayuh bekal asihNya seperti tatkala mereka menyeru “Habibii Muhammad, Muhammad.. Khoiril mursaliin..

Sirahan, 11 Februari 2020