Rindu Menyatu di Samudera Yang Maha Luas

Situasi pada hari Sabtu malam ini tidak seperti biasanya. Para jamaah maiyah masih sedikit yang mendatangi acara sinau bareng akan diselenggarakan disaat waktu sudah mnunjukkan pukul 20.00 WIB. Ataukah pementasan musik disekitaran kampung mempengaruhi kehadiran peserta? Sepertinya tidak juga, karena di setiap Bulan pun pasti ada beberapa jamaah baru yang hadir. Untuk bersilaturahmi dan ikut […]

Menemukan Kembali Islam

Hujan sore itu seakan menyambut kesederhanaan kegiatan yang akan kami lakukan. Sebuah transformasi kecil dari “sinau bareng” area Magelang yang kami lakukan rutinitas setiap malam minggu pertama di awal bulan. Gelas-gelas sudah tersusun rapi, begitupun piring-piring yang berisikan jajanan yang selalu disediakan untuk menemani perjalanan mesra malam itu. Taddarus dari Mas Virdi sekitar pukul 21.00 […]

Manusia dan Pemimpin Sepertiga

“DIMESNSI KETERCERAHAN JIWA MANUSIA yang dimaksudkan oleh ‘la yamassuhu illal muthahharun’ itu, kita misalkan ada tiga. Pertama, ketercerahan spiritual. Kedua, ketercerahan mental. Ketiga, ketercerahan intelektual. Produknya adalah ketercerahan yang keempat, yakni ketercerahan moral,” demikian Cak Nun menjelaskan lebih lanjut mengenai enlightment. “Kita coba langsung saja ke empirisme sosial. Ada manusia atau pemimpin yang memperoleh pencerahan […]

Beragama Zaman Now

Sedikitnya 50 orang duduk melingkar pada majelis masyarakat maiyah Magelang Maneges Qudroh putaran Oktober 2018. Wirid munajat Maiyah dan tahlil yang dipimpin Mas Triono mengawali acara sekaligus menghantarkan doa untuk keselamatan saudara-saudara bangsa yang menjadi korban bencana gempa bumi di Palu, Sigi, Donggala juga Lombok belakangan ini. Sinau bareng sedulur maneges kali ini ditemani Mas […]

Ngrumat-Ngramut Merapi

Seperti biasanya acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng tidak pernah sepi dari jamaah. Tak terkecuali pada Sibar di Balai Desa Dukun Kecamatan Dukun Magelang pada Kamis malam, 4 September 2018 waktu setempat. Meski jarak tempat parkir yang di-setting panitia menuju lokasi cukup jauh tak mengurungkan antusias jamaah yang berdatangan. Cahaya obor nan artistik […]

Maneges Kapitu

Untuk kali keduanya secara ‘kebetulan’ momen milad Maneges Qudroh mendapat kanugrahan yang tak terkira. Bagaimana tidak, setahun yang lalu tepat pada Milad MQ yang keenam kesediaan Mbah Nun membersamai sudah menjadi hadiah tersendiri bagi rutinan Maneges Qudroh. Dan kini di usianya yang kapitu lagi-lagi Maneges Qudroh sebagai simpul Maiyah Magelang yang masih belia mendapat kesempatan […]

Berubah atau Punah

Setelah sekian waktu mengembara, Jannatul Maiyah Maneges Qudroh putaran ke 78 kali ini  sedang “kembali” lagi ke Omah Maneges sebagaimana sebelum-sebelumnya. Ada yang lebih spesial seperti biasanya. Lebih bergairah. Lebih syahdu dan bersemangat. Tampak dari hadirin yang datang lebih beragam dari biasanya. Setelah diawali dengan bacaan tadarus oleh sedulur Fani dan dilanjutkan wirid dan tahlil […]

Berubah atau Punah

Terserah, Bergumam lirih tidak berekspresi. Pasrah, manut, mengikuti ataupun mengalah untuk melengkapi selembar episode langkah. Langkah tidak tentu seragam, berkelok-kelok layaknya lukisan aneka ragam manusia. Terserah sudah pasti tunduk. Pasrah bukan mengendalikan. Semua dikembalikan pada ketidaktahuan. Diawali ketidakberdayaan untuk mulai melangkah. Langkah apapun terserah. Langgamku bukan padaku. Getaran-getaran  tidak tahu semakin nyata di depanku. Oh… […]

Ngenam-nami Manunggaling Manah

Senantiasa mengistiqomahi etos ‘lungguh bareng, rembug bareng, entuk ilmu, entuk sedulur’ dengan berbagai lapisan masyarakat, Maneges Qudroh di hari kelahirannya yang ke 6 ini kembali menegaskan niatnya dalam ‘Nyambung Ilmu untuk Paseduluran’ dan ‘Nyambung Paseduluran untuk Ilmu’. Berbekal rasa syukur atas ridho Allah yang telah meng-isro’-kan Maneges Qudroh sejauh ini, maka ‘bismillah’, acara Milad Maneges […]

Nyaponi Pamrih Rame Ing Gawe

Adalah gotong royong, prigel, ulet, tapi semeleh konon merupakan tipikal masyarakat Indonesia pada umumnya. Namun seiring hadirnya keyakinan bernama materialisme yang merupakan software Kapitalisme Global, agaknya lambat laun karakter manusia macam itu mulai kikis juga oleh ukuran-ukuran kebendaan. Bekerja pun tak lagi dilandasi niat karena sebuah kewajiban sebagai Khalifah. Melainkan pamrih terhadap sebuah tujuan yang […]