Beragama Zaman Now

Sedikitnya 50 orang duduk melingkar pada majelis masyarakat maiyah Magelang Maneges Qudroh putaran Oktober 2018. Wirid munajat Maiyah dan tahlil yang dipimpin Mas Triono mengawali acara sekaligus menghantarkan doa untuk keselamatan saudara-saudara bangsa yang menjadi korban bencana gempa bumi di Palu, Sigi, Donggala juga Lombok belakangan ini. Sinau bareng sedulur …

Ngrumat-Ngramut Merapi

Seperti biasanya acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng tidak pernah sepi dari jamaah. Tak terkecuali pada Sibar di Balai Desa …

Maneges Kapitu

Untuk kali keduanya secara ‘kebetulan’ momen milad Maneges Qudroh mendapat kanugrahan yang tak terkira. Bagaimana tidak, setahun yang lalu tepat pada Milad …

Berubah atau Punah

Setelah sekian waktu mengembara, Jannatul Maiyah Maneges Qudroh putaran ke 78 kali ini  sedang “kembali” lagi ke Omah Maneges sebagaimana sebelum-sebelumnya. Ada …

Berubah atau Punah

Terserah, Bergumam lirih tidak berekspresi. Pasrah, manut, mengikuti ataupun mengalah untuk melengkapi selembar episode langkah. Langkah tidak tentu seragam, berkelok-kelok layaknya lukisan …

Ngenam-nami Manunggaling Manah

Senantiasa mengistiqomahi etos ‘lungguh bareng, rembug bareng, entuk ilmu, entuk sedulur’ dengan berbagai lapisan masyarakat, Maneges Qudroh di hari kelahirannya yang ke …

Nyaponi Pamrih Rame Ing Gawe

Adalah gotong royong, prigel, ulet, tapi semeleh konon merupakan tipikal masyarakat Indonesia pada umumnya. Namun seiring hadirnya keyakinan bernama materialisme yang merupakan …