Bertahalli dalam Mulat Saliro

Reportase II Milad Maneges Qudroh Edisi #96 Waktu berlari semakin kencang, menceritakan makna utama kebahagiaan. Lelah seperti memudar dalam keteduhan rindu yang telah dinanti selama ini. Berbagai ucapan dan doa dari berbagai dulur-dulur seolah langsung terwujud dalam acara yang sedang berlangsung. Merefleksikan keberkahan yang ada di setiap sudut tempat acara …

‘Seisi Hati’ yang Tersirat

Reportasi Mulat Saliro (1) Waktu liburan semestinya adalah hal yang wajar untuk dihabiskan menikmati wisata berkumpul bersama keluarga. Pertama-tama, kami selaku simpul …

MULAT SALIRO

Ibarat seorang pejalan, kita senantiasa terkotori oleh debu, keringat baik basah maupun kering akibat terik matahari, percik tanah akibat cipratan air hujan …

Menemukan Kembali Islam

Hujan sore itu seakan menyambut kesederhanaan kegiatan yang akan kami lakukan. Sebuah transformasi kecil dari “sinau bareng” area Magelang yang kami lakukan …

Manusia dan Pemimpin Sepertiga

“DIMESNSI KETERCERAHAN JIWA MANUSIA yang dimaksudkan oleh ‘la yamassuhu illal muthahharun’ itu, kita misalkan ada tiga. Pertama, ketercerahan spiritual. Kedua, ketercerahan mental. …

Beragama Zaman Now

Sedikitnya 50 orang duduk melingkar pada majelis masyarakat maiyah Magelang Maneges Qudroh putaran Oktober 2018. Wirid munajat Maiyah dan tahlil yang dipimpin …

Ngrumat-Ngramut Merapi

Seperti biasanya acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng tidak pernah sepi dari jamaah. Tak terkecuali pada Sibar di Balai Desa …